Kursus di Surabaya

Surabaya - Graha Tristar
Jln. Raya Jemursari 244 Surabaya.
D3 Tataboga, Perhotelan & Pariwisata
D4 Perhotelan & Pariwisata
S2 Pariwisata

West Campus - Gedung IEU
Raya Dukuh Kupang 157B
S1 International Culinary Business


Kampus B Tristar
Kuliah Hemat Biaya
Jl. Kaliwaron 58-60, Surabaya
D3 Tataboga, Perhotelan & Pariwisata
S1 Culinary Business

Informasi
Telp. +62-31 8433224 & 8433225. HP. 08233752227 - 081234506326.
PIN BB: 2A6A1F4E - 2B425821

Jakarta - Kampus Tristar BSD
S1 Culinary Business
Telp: 021-5380668.
HP: 081286358533. PIN BB: 2A96E298.
Fax: 021-53155652.
Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33.
Serpong - Tangerang

Pages

Rabu, 29 Juli 2015

Ujian Praktik Pastry Advanced “Sense of Art & Taste”



Mampu menghasilkan karya yang terbaik dan memiliki tampilan produk yang mengundang selera, pastinya akan memiliki nilai tersendiri. Seperti dalam ujian praktik mahasiswa Pastry Advanced, harus memiliki “sense of art & taste” dalam menciptakan produk di dunia pastry. Ujian praktik ini berlangsung selama 2 (dua) hari di salah satu gedung kampus Akademi Pariwisata Majapahit yang beralamatkan di Jl. Prapen Indah J-5 Surabaya.

 Kreatif dan penuh inovatif, kata-kata yang bisa terucap begitu melihat produk-produk hasil ujian kelas Pastry Advance. Itu yang diterapkan kepada para mahasiswa Pastry Advanced diujian membuat kreasi produk pastry. Kegiatan ini dilakukan mahasiswa secara individu, dengan waktu selama 3 jam. Dengan tempo waktu yang cukup singkat, para mahasiswa diharapkan bisa melakukan aktifitas bagaimana proses kreatifnya untuk selalu menampilkan karya yang mempesona, lengkap dengan produk yang telah ia kembangkan sebagai dekorasi dalam berbagai bentuk.


      Beberapa produk pastry yang populer disajikan penuh variasi dan menarik tampilannya. Diantaranya ada,  Brownies butter cake karya Mila Fitriana, Mint Match Eclair karya Nadia Syazawati S,  Green tea with tropical karya Jeansye Yacoba M, Chocolate bombs with mouse mango karya Felicia, Brownies marshmallow karya R. Meidiana Nurhasanah, Raspbery mouse with chocolate lace karya Widya Budi L dan Sus maker karya Aldilla Khairina.



Seperti yang disampaikan oleh Chef Vivi, salah satu dosen pengajar Pastry Advanced, bahwa untuk menghasilkan sebuah produk yang berkualitas dan bercitarasa tinggi, diperlukan adanya skill dan kreatifitas yang tinggi. Hal inilah yang menjadi tolak ukur penilaian ujian praktik bagi mahasiswa Pastry Advanced Akademi Pariwisata Majapahit, selain tampilan produk, tekstur dan rasa.


 Bagi Felicia, bahwa perasaannya saat ujian praktik ini cukup tegang dan berusaha dijalani dengan santai, karena tema konsepnya cukup mendadak dipersiapan. Dan hasilnya, produk chocolate yang dicetak bulat dipadu mouse mangga, tampil cukup cantik di meja display, penyusunan produk hingga plating art-nya dikombinasi dengan dry ice begitu menarik perhatian. Dan di ujian kali ini harapannya ingin membuktikan bahwa karya produknya bisa lebih baik dan kreatif setelah menempuh perkuliahan pastry dasar,’ ungkap mahasiswa Pastry Advanced ini.


 Dengan ketelatenan dan kesabaran, ujian praktik kelas Pastry Advanced di triwulan pertama ini berakhir. Nah, bagi yang ingin bisa seperti mereka? Kelas Pastry Advance yang ada di Akademi Pariwisata Majapahit memberikan kemudahan bagi Anda dalam berkreatifitas di dunia pastry untuk menjadi pastry chef profesional.*Upi


Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050
www.majapahit.org / www.matoa.info

Sekolah Masak Bernuansa Alam - Tristar Kota Wisata Batu - Malang


Sekolah Perhotelan & Pariwisata Bernuansa Alam
(Part. 1)

Lingkungan kampus yang nyaman dan mendukung proses pembelajaran menjadi salah satu alasan memilih sekolah tertentu sebagai tempat belajar. Karena tidak bisa dipungkiri suasana yang nyaman dapat menambah semangat mahasiswa dalam belajar. Tristar Institute dengan konsep Sekolah Kuliner, Perhotelan & Pariwisata bernuansa alam hadir di Kota Wisata Batu, Jawa Timur.



Terinspirasi dari Sekolah Perhotelan dan Pariwisata yang ada di Swiss, dimana lokasinya berada di pegunungan yang sejuk dan indah, maka Tristar Institute membuka Sekolah Kuliner, Perhotelan dan Pariwisata di Kota Wisata Batu. Sebuah kota wisata yang menjadi ikon pariwisata nasional ini memiliki hawa sejuk, pemandangan yang indah dan banyaknya obyek wisata, hotel dan resort yang baru dibuka, maka Tristar Institute sangat menarik untuk di kunjungi sebagai wadah edukasi bernuansa alam.

Sabtu, 23 Mei 2015

Akpar Majapahit Surabaya Raih 2 Awards ‘Diploma Medal’ - Di Kompetisi Bergengsi Bagi Para Chef di Salon Culinaire 2015



Kompetisi Salon Culianire merupakan sebuah ajang kompetisi bergengsi bagi para chef hotel dan restoran yang berlomba menampilkan kemampuan dan keterampilan mereka untuk mengasah jiwa kemandirian, kreatifitas, dan sikap siap bersaing di ajang kompetisi nasional maupun internasional.


Untuk pertama kalinya Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya berpartisipasi dalam Salon Culinaire. Kali ini Akpar Majapahit Surabaya mengikuti 3 kelas lomba di antaranya: Petit Four or Praline diikuti oleh Febe Ayu, Asian Creative Canape diikuti oleh Cindra Siedharta, dan Australian Beef Challenge diikuti oleh Boediono Koeswadi. dan Reza Pranata.
Pada puncak acara tersebut, Akpar Majapahit Surabaya meraih prestasi dengan 2 Diploma Medals. Penganugrahan medali tersebut berdasarkan perolehan nilai dari juri-juri internasional yang telah mengantongi sertifikat juri internasional yang di sahkan oleh World Association of Chefs Sociaties (WACS).

Perolehan medali ‘Diploma Medal’ diraih oleh chef Cindra Siedharta dengan kategori Asian Creative Canape dan 2 orang chef muda yang tergabung satu team yaitu Boediono Koeswadi dan Reza Pranata dalam kategori Australian Beef Challenge.
“Untuk canape saya mencoba menyajikan dengan citarasa tradisional seperti Sushi Daging Rendang, Sate Blora dan lumpia Semarang yang dibentuk mungil-mungil, sehingga lebih istimewa dan gampang dinikmati. Bagi saya kompetisi memasak ini yang penting jangan takut menggabungkan antara makanan tradisional Indonesia dengan makanan Barat, justru disitu letak daya tariknya” ungkap Chef Cindra yang mengaku baru pertama kali ikut kompetisi memasak seperti ini.

Lain halnya dengan cerita chef Budi dan chef Reza, dalam kompetisi challange ini hanya dengan waktu 2 jam harus bisa menyajikan 3 sajian menu yang masing-masing sebanyak 4 porsi, diantaranya mix lettuce w/ creamy Italian dressing untuk appetizer, lalu Grilled Australian Beef with Brandy & Beans Sauce untuk main course dan vanilla pannacotta w/ strawberrt meringue sebagai dessertnya. Dengan menerapkan ilmu Western Food Gastronomy, Chef Budi memadukan olahan daging sapi yang di grilled dipadu saus yang dibuat seperti foam (busa) dan juga aneka sayuran tertata cantik sebagai pelengkapnya.
Kedepannya, Akpar Majapahit Surabaya akan mempersiapkan mahasiswa yang lebih matang lagi untuk ikut serta dalam kompetisi internasional. Harapannya, pencapaian prestasi mahasiswa Akpar Majapahit Surabaya akan lebih baik lagi dan mengharumkan nama Akpar Majapahit Surabaya dan Indonesia di ajang internasional.


Bertambah lagi prestasi membanggakan yang diraih mahasiswa Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya. Anda ingin seperti mereka ? Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya bisa jadi pilihan untuk pendidikan dibidang kuliner. *Upi

Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050

Kamis, 21 Mei 2015

Ujian Bartending Mahasiswa S1 International Culinary Business di Hizteria Cafe & Resto


Mahasiswa S1 International Culinary Business



Satu per satu minuman-minuman segar dan dingin dengan tampilan yang eksotik tertata cukup cantik diatas meja. Tampak berdiri 2 (dua) dosen muda yaitu Chef Yuda dan Chef Della sibuk menguji rasa minuman tersebut untuk memberikan penilaian hasil kreasi mahasiswa S1 International Culinary Business di ujian praktik Bartending.

Kreatifitas mahasiswa S1 International Culinary Business menghadirkan minuman dengan tema yang telah ditentukan saatnya diuji kemampuannya. Hanya dengan waktu kurang lebih 10 menit, setiap mahasiswa harus mampu me-manage waktu yang telah ditentukan untuk meracik 2 jenis minuman special dengan seni penyajian yang menarik.
Saat ditemui disela-sela acara ujian, Chef Yuda dan Chef Della menyampaikan bahwa konsep pendidikan S1 International Culinary Business ini selain menitikberatkan pada kemahiran mahasiswa di bidang kuliner, diharapkan mereka juga ahli dalam bidang bartending yang nantinya bisa diterapkan dalam dunia bisnis makanan. 


 Ada 12 jenis minuman special yang tersaji hasil kreasi mahasiswa S1 International Culinary Business yang patut dicoba. Pastinya semua ini penampilan dan rasanya menggiurkan !

Penasaran? Belajar tentang Bartending ini cukup menarik, lho. Bergabung dan rasakan kenyamanan belajar Program baru studi S1 International Culinary Business yang fokus pada inovasi, kreativitas dan kemampuan wirausaha demi menciptakan peluang bisnis kuliner.*Upi


S1 Education Program
“International Culinary Business”

IEU (Indonesian European University)
Surabaya || Jl. Raya Dukuh Kupang No. 157B

Graha Tristar || Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya
Ph. 081233752227 – 081234506326
BB Pin. 2A1CE131 – 2A6A1F4E - 53B4EFD8

Jumat, 15 Mei 2015

“Advanced Pastry Class” Ruang Belajar Kreatif di Dunia Pastry




Akademi Pariwisata Majapahit menjadi satu-satunya sekolah di Surabaya yang menawarkan kelas untuk mempelajari patisserie lanjut (advance patisserie). Bagi mahasiswa yang ingin membangun fondasi pengetahuan yang kuat di dunia patisserie baik dari sisi penngetahuan dan skill, Akpar Majapahit memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk mendalami ilmu di bidang pastry.

Dunia pastry adalah dunia yang menyediakan ruang kreatif yang amat luas. Tak pernah habis untuk dieksplorasi, selalu dinamis dan berkembang seiring kemajuan teknologi. Bagi mereka yang tidak bertotalitas dalam profesinya dibidang pastry, atau yang minat dan bakatnya yang pas-pasan, pastinya akan menghasilkan produk yang biasa-biasa saja. Sedangkan yang bertotalitas, didukung dengan minat dan bakat yang besar, akan menghasilkan produk dengan sentuhan yang berbeda, penampilan dan citarasanya unik, tentunya lebih dari sekedar komoditas.

Keinginan belajar secara professional dalam bidang pastry dibuktikan oleh para mahasiswa Akpar Majapahit Surabaya kelas pastry advance untuk menjadi pastry chef professional. Dengan kurikulum yang komprehensif, materi yang diberikan meliputi Choco art, Sugar art, Modern art cookies, Cake decoration, Pastry dough, Petit four, Pudding art, Ice Product, Pastry Hybrids & Healty Products, Pastry Culinology & art, Taiwan & Japanese Bread, hingga berbagai pengetahuan mengenai dunia pastry dalam teori dan praktek.

Dalam pembelajaran yang dilakukan setiap hari Senin hingga Jumat selama kurang lebih 4 jam, mahasiswa kelas Pastry Advance diharuskan masuk ke kelas teori terlebih dahulu untuk dijelaskan secara rinci mengenai resep yang akan dipraktekkan di kelas praktek. “Sebelum praktek, saya memberikan penjelasan materi tentang tiap bahan dan juga peralatan yang dibutuhkan sebelum mahasiswa mempraktekkan resep yang akan dibuat. Sehingga ketika di ruang praktek mahasiswa sudah tahu apa yang harus dilakukan,” jelas Chef Valentinus Febrianto, salah satu dosen pengajar.


Salah satu mahasiswa yang merasakan kenyamanan belajar pastry advance adalah Felicia yang terlihat aktif dalam belajar. “Hari ini saya akan belajar membuat chocolate praline & entremet. Saya sangat senang dengan metode pengajaran di Pastry Advance ini,” ujar Felicia yang sudah menyelesaikan pendidikan pastry dasar. Dan saya harapkan di pastry advance ini mendapat banyak pengetahuan yang belum pernah didapat pada waktu kuliah sebelumnya. Walaupun telah menempuh pendidikan pastry, Felicia merasa bahwa dirinya harus terus belajar sambil mempersiapkan diri membuka bisnis pastry yang ingin diwujudkannya. *Upi





Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050

Selasa, 16 September 2014

Celcius Bakery - Program Wira Usaha Kelas Pastry Pagi IV

Bermodal Urunan Rp 50 Ribuan, 20 Mahasiswa Akpar Majapahit Buka Usaha Sendiri, Dirikan Celcius Bakery


HASRAT kuat 20 mahasiswa Akpar Majapahit untuk membuka usaha sendiri dengan mendirikan Celcius Bakery akhirnya terwujud, setelah keinginan mereka diapresiasi oleh dosen pembimbing, Chef Simon Marga, yang mewakili pihak manajemen Akpar Majapahit, Kamis (4/9) lalu.

Celcius Bakery yang dimanageri oleh Ignazio Kenneth dan anggotanya 19 mahasiswa Semester I Jurusan Pastry Akpar Majapahit itu berhasil menghimpun  modal dasarnya sekitar Rp 1 jutaan. Modal sebesar itu dihimpun dari hasil urunan 20 mahasiswa @ Rp 50.000 perorang.

Sebelum berproduksi, mereka bersepakat membuat beberapa roti kering yang sekarang lagi nge-trend di Surabaya, yakni almond crispy, panacotta (seperti pudding), macaron (sejenis cookies). Selain ketiga produk itu, Celcius Bakery juga melayani pemesanan seperti kue pie dan aneka kue lainnya.

”Dari modal urunan tersebut, kami berhasil memproduksi almond crispy 20 toples dari mika transparan @ukuran 50 gram, panacotta 15 cup dan macaron 30 pieces. Gak nyangka, produk itu ternyata laku keras terutama almond crispy yang dipesan konsumen dari Jember dan Merauke,” ujar Kenneth didampingi Chef Simon Marga, di dapur pastry Tristar Culinary Institute (TCI), Selasa (9/9) siang.

Cara pembelian sistem gethok tular antarteman dan menggunakan layanan online system ternyata direspons luar biasa. Pihaknya tidak mengira kalau produk yang dibuat teman-teman dari Celcius Bakery ini mendapat atensi dari konsumen yang berselera tinggi dan mengerti kualitas.

Almond crispy itu ditawarkan Rp 20.000 per toples. Ada dua pilihan yang rasa original atau green tea. Begitu juga panacotta juga dikemas dua citarasa, yakni panacotta rasa  lemon dan rasa strawberry cream. Untuk panacotta-nya dibandrol Rp 15.000 per cup, sedangkan macaron dilepas Rp 6.000 per piece. Harga tiga produk tersebut sudah memperhitungkan biaya sewa dapur milik kampus.

”Tingginya animo konsumen terhadap almond crispy ini selain karena punya rasa unik, juga bentuknya yang tipis dan renyah ketika digigit. Wadahnya pun kami desain sendiri dari bahan mika transparan yang dihias sedemikian rupa sehingga tampil cantik,” terang Kenneth.

Diakui Ignazio Kenneth, keputusan bulat teman-teman membuka usaha sendiri dengan mendirikan Celcius Bakery ini termotivasi setelah mengikuti kuliah di Akpar Majaphahit. Pihaknya ingin memadukan materi kuliah dengan Entrepreneur, sehingga bisa dijadikan bekal untuk buka usaha sendiri setelah lulus kuliah kelak. Selain itu program ini juga memperkenalkan pendidikan lanjutan S1 Culinary Business.

Terus terang teman-teman yang bergabung di Celcius Bakery ini bisa satu visi dan misi setelah mereka duduk satu bangku kuliah. Kebetulan juga ke-20 mahasiswa ini punya chemistry yang sama untuk bertekad membuka usaha sendiri, sekalipun bermodal urunan  dari menyisihkan uang saku kuliah masing-masing.

Ide membentuk usaha sendiri ini sebelumnya  dikonsultasikan lebih dulu kepada pihak kampus dan diapresiasi oleh Chef Simon Marga, yang juga salah satu dosen Jurusan Pastry di Akpar Majapahit. Menurut Chef Simon, usaha ini merupakan ide orisinil mahasiswa yang tertantang untuk membuka usaha sendiri, dengan bermodalkan kecil-kecilan tetapi bisa untung. Juga bisa memerapkan program Kuliah Sambil Kerja.

Dari pantauan Chef Simon, setelah seminggu proyek mereka bergulir, tanda-tanda bahwa bisnis yang baru dirintis itu ada pembelinya, mereka semakin antusias untuk mengembangkannya bersama-sama.

”Fakta inilah yang membuat kami bangga atas kegigihan 20 mahasiswa baru tersebut dalam mengaplikasikan teori dan mempraktikkannya langsung untuk dijadikan lahan usaha yang diyakini bisa memberi benefid,” tandasnya.

Kenneth juga tidak khawatir kuliahnya bakal terganggu karena dirinya dan teman-teman mengerjakan pesanan ini seusai kuliah mulai pukul 13.00-15.00, sedangkan jadwal kuliahnya pagi mulai pukul 08.00-12.00. 

Demi mengerjakan pembuatan almond crispy, panacotta dan macaron, pihaknya –untuk sementara-- menggunakan fasilitas milik kampus yakni dapur pastry Tristar Culinary Institute Jl Raya Prapen J5 Surabaya. Kampus Baru ini mempunyai Laboratorium Patiseri yg terdiri atas 3 bagian yaitu: Chocolate Room, Pastry Room & Bakery Room. Lalu unt Laboratorium Tataboga nya terdiri atas: Hot Kitchen - Garde Manger Room - Butcher Room & Outdoor Kitchen unt BBQ & Garden Party.
Selain itu ada ruang Display untuk Mahasiswa mempresentasikan Hasil Praktek Kuliah & ada 1 ruang unt perkuliahan pendidikan lanjutan S1 Culinary Business.

Karya mahasiswa Akpar Majapahit ini juga di-display di Matoa Café yang berada di lobi Graha Tristar Jl Raya Jemursari 244 Surabaya. Untuk pemesanan, Anda bisa menghubungi HP 081216622674. Nah tunggu kapan lagi, buruan pesan sekarang juga, dijamin Anda pasti puas, 

Juwono Saroso selaku pembina yayasan Ekaprasetya Mandiri mengharapkan usaha ini bisa berlanjut menjadi besar dan kerjasama antar mahasiswa dan kampus bisa berlanjut untuk menangani project yang lebih besar lagi, Juwono juga optimis dengan adanya pengalaman berbisnis sejak mahasiswa, akan sangat bermanfaat pada saat terjun di dunia kerja maupun berbisnis sendiri. Kampus Tristar Culinary Institute di Prapen J5 juga akan membuka kelas Baking & Pastry Art kelas Advanced. Juga akan membuka kelas Culinology - Molecular Gastronomy dan Food Technology. Saat ini pihak kampus sedang mempersiapkan peralatan & bahan bahan nya. Sarana praktek & kerja juga makin lengkap dengan adanya Le Professeur Cafe & Resto di Kampus Tristar BSD Serpong yg akan dibukan Januari 2015.

Serunya Membuat Ginger Bread House Di Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Serunya Membuat Ginger Bread House

Di Kampus Akademi Pariwisata Majapahit


Pasti tahu dong dengan dongeng Hansel and Gretel yang terkenal? Cerita ini menjadi salah satu penyebab terkenalnya Ginger Bread House atau rumah yang terbuat dari roti jahe. Awalnya kebiasaan membuat roti jahe ini dilakukan oleh penduduk di Jerman ketika menjelang hari Natal dan kehadiran Ginger Bread House, tentunya menjadi daya tarik tersendiri. Lantas, susahkah membuat replika rumah roti jahe ini ?
Rumit dan membutuhkan kreatifitas itu pasti. Itulah gambaran dari aktifitas mahasiswa Akpar Majapahit dalam materi perkuliahan membuat replika ‘Ginger Bread House’. Mereka mulai membuat ukuran sistem skala, membuat adonan roti ginger, memotong pola, memanggang adonan, mendirikan bangunan, membuat royal icing, membuat hiasan dan membuat roti clay.
Rumah roti jahe ini hanyalah sebuah replika, jadi roti-roti yang menempel pada dinding dan atap rumah tidak bisa dimakan. Walaupun bahan yang digunakan terdiri dari tepung terigu, gula, telur, baking soda, jahe bubuk dan air. Namun, dengan ditambahnya bahan amoniak menjadikan roti ini teksturnya keras dan bisa berdaya simpan lama saat dipajang.
Bagi Evelyn salah satu mahasiswa jurusan Pastry Akpar Majapahit dan teman-temannya, membuat ginger bread house ini memberikan kesan tersendiri. Walaupun dirasa banyak sukanya bisa bekerjasama dengan team sehingga bisa menghasilkan karya indah sebuah rumah mini, tentu kesulitan dalam merangkai roti harus dilaluinya. ‘Wah, pengerjaan rumah roti jahe ini yang susah sih pada saat menempel setiap roti pada dinding dan atap, kalau tidah hati-hati rotinya tidak lengket dan hasilnya kurang sempurna’ ungkapnya.
Berikut beberapa karya ‘Ginger bread house’ mahasiswa program studi Pastry Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya yang bisa dipetik idenya :



 
Rumah Jahe Lawang Sewu
Wah, bangunan cagar budaya kota Semarang ini cukup menginspirasi mahasiswa Akpar Majapahit. Bangunan rumah roti jahe didesain bak Lawang Sewu ini lengkap dengan banyak pintu dan jendela, dilengkapi dengan hiasan kereta api.
Rumah Jahe Menyeramkan
Tak selamanya replika rumah yang terbuat dari roti jahe tampak lucu dan menggemaskan. Ini adalah rumah roti jahe bertingkat dengan halaman cukup luas. Dengan jendela-jendela yang seakan tak terawat, rumah ini jika ada dalam bentuk sebenarnya mungkin menjadi lokasi yang cukup menyeramkan.
Rumah Jahe Salju
Kebiasaan rumah roti jahe ada saat Natal dan pasti identik dengan salju serta serba berwarna putih Mungkin rumah jahe dengan balutan warna putih seperti salju ini bisa membuat siapa saja yang melihatnya penasaran.
  
Anda ingin terampil seperti mereka, bisa berkreasi membuat beragam produk pastry sebagai spesialisasi ? Asalkan selalu kreatif dan banyak memiliki ide yang bisa dituangkan, serta bekal materi yang cukup, pasti akan bisa. Akademi Pariwisata Majapahit, salah satu lembaga pendidikan  yang bisa direkomendasi sebagai tempat memperoleh ilmu yang mendalam dan komprehensif mendalami pembuatan dan pengenalan produk pastry. *Upi
Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com
Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050
www.majapahit.org / www.matoa.info